Memutuskan
untuk mengajukan kredit motor tentu harus disadari akan risiko-risiko yang
bakal diterima nanti. Karena, kredit motor sangat berbeda dengan proses membeli
langsung dengan uang tunai. Jadi, kamu harus mempersiapkan segala hal yang
dibutuhkan. Nah, sebelum melakukan proses kredit motor, pertanyaan-pertanyaan
ini bisa kamu ajukan kepada dealer atau leasing yang nantinya akan kamu pilih.
- Besaran Kisaran Bunga
“Berapa besar bunga
pinjaman per bulannya?”
Biasanya
calon pembeli menanyakan hal itu pada pihak leasing. Nah, mayoritas perusahaan
pembiayaan kerap tidak mencantumkan besaran bunga pada brosur yang disebarkan.
Dari situ kita menjadi terkecoh. Tanpa pikir panjang kita langsung setuju saja.
Rata-rata leasing mengambil bunga mulai dari 1,5% - 4% per bulan. Kalau ada
leasing yang mengambil bunga diatas 5% lebih baik kamu lupakan saja, karena
akan berdampak pada jumlah hutang serta bunga yang makin besar. Dengan
mengetahui besaran bunga, kamu bisa lebih mudah membandingkan leasing yang satu
dengan yang lainnya, karena masin-masing leasing memiliki besaran DP dan jangka
pelunasan yang berbeda-beda.
2. Berapa Biaya Administrasi yang Dikeluarkan
Setelah
membicarakan mengenai bunga. Hal lain yang kerap ditanyakan adalah seputar
biaya administrasi. Tak jarang ada pihak leasing yang curang dengan
menggelembungkan biaya administasi, oleh karena itu tanyakan secara rinci biaya
apa saja yang harus kamu bayar sebagai debitur, dan untuk apa saja biaya
administrasi tersebut. Tanyakan juga tentang premi asuransi, tanggal jatuh
tempo cicilan, biaya denda keterlambatan cicilan, dan biaya pelunasan apabila
dipercepat.
3. Asuransi yang Bisa Digunakan
Ada
2 jenis asuransi kendaraan yang biasa ditawarkan, All Risk dan Total Lost Only
(TLO). Untuk TLO, ia biasanya hanya melindungi kehilangan terkait curanmor,
dengan masa perlindungan sampai 12 tahun. Sedangkan untuk All Risk, ia
melindungi segala jenis risiko kecelakaan, bencana alam, juga huru-hara.
Tetapi, untuk jenis All Risk, jumlah premi yang harus dibayarkan tentu saja
akan jauh lebih besar dibandingkan dengan TLO.
4. Dari Mana Sumber Dana Berasal
Tak
ada salahnya menanyakan sumber dana yang digunakan untuk pinjaman kamu berasal
dari mana. Kamu memiliki hak bertanya mengenai hal apapun. Apakah dana tersebut
berasal dari pihak leasing sendiri atau berasal dari bank yang bekerja sama
dengan pihak leasing tersebut. Apabila sumber dana didapat dari pihak bank,
maka kamu akan membayar bunga pinjaman yang lebih tinggi dibandingkan dengan
dana yang berasal dari pihak leasing sendiri. Cara kerjapihak leasing tentu
berbeda-beda, kamu kamu harus jeli untuk menanyakan hal apapun yang berhubungan
dengan pengajuan kredit kamu.
5. Bagaimana Proses Pengajuan Kredit
Tanyakanlah
bagaimana proses yang harus dilalui mengenai pengajuan kredit kamu, yang
meliputi syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk mengajukan pinjaman. Banyak
perusahaan leasing semakin teliti dalam menyaring calon debiturnya. Jangan ragu
untuk menanyakan hal-hal yang berhubungan dengan proses pengajuan kreditmu.
Sebagai calon
debitur, kamu juga jangan mudah tergiur akan tawaran proses pengajuan kredit
yang mudah dan cepat. Perhatikan lima hal diatas agar terhindar dari hal-hal
yang merugikan dan tidak diinginkan. .