Ban merupakan komponen penting dalam sepeda motor. Namun
banyak orang yang tidak memperhatikan kondisi ban kendaraannya padahal kondisi
ban yang sudah tida prima dapat membahayakan penggunanya. Ban yang kondisinya
tidak baik harus segera diganti. Lantas kapan waktu yang tepat untuk mengganti
ban motor? Simak penjelasannya.
1. Ketika permukaan
ban motor sudah sejajar dengan Tread Wear Indicators (TWI)
TWI merupakan tanda segitiga yang
ada di samping ban. Tanda segitiga ini merupakan batas keausan ban yang
diijinkan. Jika permukaan/garis tengah ban motor sudah menyentuh atau sejajar
denagn tanda ujung segitiga maka ban harus segera diganti.
 |
Tread Wear Indicators |
 |
Permukaan ban yang menyentuh TWI. Ban harus segera diganti. |
2. Ketika
karet pada ban sudah keras
Hal ini dikarenakan compound ban tersebut sudah mati. Biasanya
penyebabnya adalah cuaca dingin atau biasanya terjadi pada sepeda motor yang
jarang digunakan.
Usia ban juga bisa mempengaruhi
kondisi ban. Sebetulnya tergantung pemakaian. Namun untuk sepeda motor dengan
pemakaian sering, ban seharusnya diganti kurang lebih setelah satu tahun
digunakan. Ban sepeda motor memiliki kode produksinya sendiri. Pada ban sepeda
motor keluaran lama biasanya di sebelah kiri namun keluaran baru biasanya di
sebelah kanan. Kode produksi ini memiliki 4 digit angka yang mana 2 digit
pertama menunjukan minggu produksi sedangkan 2 digit terakhir menunjukan tahun
produksi.
 |
Kode produksi |
Dari gambar diatas terlihat bahwa ban tersebut diproduksi pada minggu ke 20 tahun 2016.
4. Permukaan bergelombang
Permukaan bergelombang ini
biasanya terjadi pada sepeda motor matic. Jika permukaan ban sudah bergelombang
berarti saatnya untuk diganti.
Coba cek ban sepeda motor Anda.
Jika sudah menunjukan tanda-tanda diatas segeralah diganti agar tidak
membahayakan keselamatan Anda.